Minggu, 29 Mei 2016

Transitive and Intransitive Sentences

Name : Tri Citra Nopriyanti
NPM  : 28213950
Class  : 3EB13

Transitive Sentences.

1. I buy some food in the supermarket.

2. Bella is cooking fish in the kitchen.

3. Amel played bike everyday.

4. My Family leaves home today.

5. They build my house in Jakarta.

Explanation.

Sentences in number one is a transitive sentence which consists of five elements, I , buy , some, food , in the supermarket. The identification are subject (I) , predicate (buy) , object (some food) , and modifer of place (in the supermaket). Them I is noun (N) , buy (v1) , some food (o) , and in the supermarket (adv of place). All of these are not phrase however buy some food in number one is a phrase. Which it's head is some food.

Sentences in number two is a transitive sentence which consists of five elements, Bella , is , cooking , fish , in the kitchen. The identification are subject (Bella) , predicate (is cooking) , object (fish) , and modifer of place (in the kitchen). Them Bella is noun (N) , is cooking (v1) , fish (o) , and in the kitchen (adv of place). All of these are not phrase however cooking fish in number two is phrase. Which it's head is fish.

Sentences in number three is a transitive sentence which consists of four elements, Amel , played , bike , everyday. The identification are subject (Amel) , predicate (played) , object (bike) , and modifer of time (everyday). Them Amel is noun (N) , played (v1) , bike (o) , everyday (adv of time). All of these are not phrase however played bike in number three is phrase. Which it's head is bike.

Sentences in number four is a transitive sentence which consisits of four elements, My Family , leaves , home , today. The identification are subject (My Family) , predicate (leaves) , object (home) , and modifer of time (today). Them My Family is noun (N) , leaves (v1) , home (o) , today (adv of time). All of these are not phrase however leaves home in number four is phrase. Which it's head is home.

Sentences in number five is a transitive sentence which consists of four elements, They , build , my house , in Jakarta. The identification are subject (They) , predicate (build) , object (my house) , and modifer of place (in Jakarta). Them They is noun (N) , build (v1) , my house (o) , Jakarta (adv of place). All of these are not phrase however build my house in number five is phrase. Which it's head is house.


Intransitive Sentences

1. I am runnig every morning.

2. My Brother go to school everyday.

3. Dini feels happy today.

Sentences in number one is a intransitive sentence which consists of three elements, I am , running , every morning. The identification are subject (I am) , predicate (running) , and modifer of time (every morning). Them I am is noun (N) , running (v1) , every morning (adv of time). All of these are not phrase however running every morning in number one is phrase. Which it's head is running.

Sentences in number one is a intransitive sentence which consists of there elements, My Brother , go to school , everyday. The identification are subject (My Brother) , predicate (go to school) , and modifer of time (everyday). Them My Brother is noun (N) , go to school (o) and everyday (adv of time). All of these are not phrase however go to school everyday in number two phrase. Which it's head is school.

Sentences in number one is a intransitive sentence which consists of four elements, Dini , feel , happy , today. The identification are subject (Dini) , predicate (feels) , object (happy) , and modifer of time (today). Them Dini is noun (N) , feels (v1) and happy (o) and today (adv of time). All of these are not phrase however feels happy in number three phrase. Which it's head is happy.



Rabu, 13 Januari 2016

PEREKONOMIAN INDONESIA 2014

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pemerintah yang mempunyai peran penting untuk menjalankan dan mengatur ekonomi di negaranya tersebut . Indonesia menggunakan sistem ekonomi yang berdasarkan ideologi bangsa yaitu Pancasila dan UUD 1945 sebagai asas dalam menumbuhkan ekonomi Indonesia yang menaruh keadilan, kemanusiaan, kebersamaan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. Oleh sebab itu Indonesia disebutkan sebagai salah satu negara yang termasuk memakai sistem ekonomi campuran. Setelah terjadinya peristiwa krisis moneter yang terjadi pada saat pemerintahan Soeharto, membuat ekonomi Indonesia mengalami penurunan yang drastis, seperti turunnya harga rupiah dan peningkatan inflasi yang semakin tinggi. Pergantian pemerintahan pun dilakukan agar dapat memulihkan krisis ekonomi yang terjadi. Selama beberapa dekade pergantian pemerintahan sampai saat ini, ekonomi di Indonesia sudah menunjukkan peningkatan dan perbaikan yang cukup baik, sedikit demi sedikit Indonesia dapat meninggalkan krisis ekonomi tersebut.

Kondisi ekonomi makro sepanjang tahun 2014 menunjukkan kinerja yang cukup baik sebagaimana ditunjukkan melalui indikator makro ekonomi. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014 tercatat sebesar 5,1 persen (angka sementara), lebih rendah dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 yang sebesar 5,5 persen. Ini tentunya terkait dengan kondisi global dan kondisi kita sendiri, dimana besarnya defisit transaksi berjalan membuat baik kebijakan moneter dan fiskal sifatnya kebijakan yang ketat. Dengan kebijakan yang ketat, maka otomatis memang pertumbuhan akan terkendala, sehingga tidak mencapai apa yang diharapkan,” kata Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodojonegoro dalam konferensi pers ‘Perkembangan Perekonomian Terkini Serta Kinerja Realisasi APBNP Tahun 2014’ di kantornya, Senin 5 Januari. Selain itu, tingkat inflasi tahun 2014 tercatat sebesar 8.36 persen, lebih tinggi dari asumsi APBN-P 2014 yang sebesar 5,3 persen.

Hal ini terjadi karena APBN-P 2014 belum mengasumsikan adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak. Realisasi tingkat suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan sebesar 5,8 persen, lebih rendah dari asumsi dalam APBN-P 2014 yang sebesar 6,0 persen. Sementara itu, realisasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tercatat rata-rata sebesar Rp11.878/dolar AS, lebih tinggi dari angka yang ditetapkan dalam APBN-P 2014, sebesar Rp11.600/dolar AS. Harga minyak mentah Indonesia tercatat sebesar 97 dolar AS per barel, lebih rendah dari asumsi dalam APBN-P 2014, sebesar 105 dolar AS per barel. Untuk rata-rata lifting minyak mentah Indonesia, realisasinya mencapai 794 ribu barel per hari, lebih rendah dari target dalam APBN-P 2014 yang sebesar 818 ribu barel per hari. Terakhir, realisasi lifting gas mencapai target yang ditentukan dalam APBN-P yaitu 1.224 ribu barel setara minyak per hari.

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,01% pada tahun 2014 dan merupakan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 5 tahun, kata Badan Pusat Statistik di Jakarta, hari Kamis 5 Februari. Angka itu turun jika dibandingkan dengan 5,78% pada tahun 2013 dan merupakan tingkat terlemah sejak tahun 2009 yang merupakan puncak dari krisis finansial global. Perekonomian Indonesia melambat dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan menurunnya harga-harga ekspor komoditi utama, akibat melemahnya tuntutan dari Cina dan pasar-pasar utama lainnya. Ekspor tidak banyak berubah pada tahun 2014, sedangkan ketidakpastian politik juga membuat investasi asing menahan diri karena banyak perusahaan yang ingin melihat hasil pemilihan presiden. Namun kemenangan Joko Widodo dalam pemilihan presiden membawa harapan akan peluang ekonomi yang lebih baik di tahun 2015, kata para pengamat.


Daftar Pustaka :

http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2010/12/30/catatan-perekonomian-indonesia-2010-328697.html
Mudrajad Kuncoro, 2006, Ekonomika Pembangunan (Teori, Masalah, dan Kebijakan).
Sugiharsono, 2001, Koperasi Indonesia, Jakarta, Direktorat PSMP DEPDIKNAS.
http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/02/150205_bisnis_ekonomi_indonesia



PASAR MODAL DI INDONESIA

Pasar modal (capital modal) adalah pasar keuangan untuk dana-dana jangka panjang dan merupakan pasar yang konkret. Dana jangka panjang adalah dana yang jatuh temponya lebih dari satu tahun. Pasar modal dalam arti sempit adalah suatu tempat dalam pengertian fisik yang terorganisasi tempat efek-efek diperdagangkan yang disebut bursa efek. Pengertian bursa efek (stock exchange) adalah suatu sistem yang terorganisasi yang mempertemukan penjual dan pembeli efek yang dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengertian efek adalah setiap surat berharga (sekuritas) yang diterbitkan oleh perusahaan, misalnya: surat pengakuan utang, surat berharga komersial (commercial paper), saham, obligasi, tanda bukti utang, bukti right (right issue), dan waran (warrant).

Definisi pasar modal menurut Kamus Pasar Uang dan Modal adalah pasar konkret atau abstrak yang mempertemukan pihak yang menawarkan dan memerlukan dana jangka panjang, yaitu jangka satu tahun ke atas. Umumnya yang termasuk pihak penawar adalah perusahaan asuransi, dana pensiun, bank-bank tabungan sedangkan yang termasuk peminat adalah pengusaha, pemerintah dan masyarakat umum. Pasar modal berbeda dengan pasar uang (money market). Pasar uang berkaitan dengan instrument keuangan jangka pendek (jatuh tempo kurang dari satu tahun) dan merupakan pasar yang abstrak. Instrument pasar uang biasanya terdiri dari berbagai jenis surat berharga jangka pendek seperti sertifikat deposito, commercial papper, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU).

Dalam sejarah Pasar Modal Indonesia, kegiatan jual beli saham dan obligasi dimulai pada abad ke-19. Menurut buku Effectengids yang dikeluarkan oleh Verreninging voor den Effectenhandel pada tahun 1939, jual beli efek telah berlangsung sejak 1880. Pada tanggal Desember 1912, Amserdamse Effectenbeurs mendirikan cabang bursa efek di Batavia. Di tingkat Asia, bursa Batavia tersebut merupakan yang tertua keempat setelah Bombay, Hongkong, dan Tokyo. Aktivitas yang sekarang diidentikkan sebagai aktivitas pasar modal sudah sejak tahun 1912 di Jakarta. Aktivitas ini pada waktu itu dilakukan oleh orang-orang Belanda di Batavia yang dikenal sebagai Jakarta saat ini. Sekitar awal abad ke-19 pemerintah kolonial Belanda mulai membangun perkebunan secara besar-besaran di Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Sigit Triandaru dan Totok Budisantoso. 2006. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya.
Jakarta. Salemba Empat
http;//www.google.com/pasar-modal





Minggu, 29 November 2015

NILAI TUKAR UANG DI INDONESIA

   Nilai tukar (atau dikenal sebagai kurs) adalah sebuah perjanjian yang dikenal sebagai nilai tukar mata uang terhadap pembayaran saat kini atau di kemudian hari, antara dua mata uang masing-masing negara atau wilayah. Dalam sistem pertukaran dinyatakan oleh yang pernyataan besaran jumlah unit yaitu "mata uang" yang dapat dibeli dari 1 penggalan "unit mata uang". Sebagai contoh, dalam penggalan disebutkan bahwa kurs EUR-USD adalah 1,4320 (1,4320 USD per EUR) yang berarti bahwa penggalan mata uang adalah dalam USD dengan penggunaan penggalan nilai dasar tukar mata uang adalah EUR. Ketidakstabilan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar dari waktu ke waktu menyebabkan ketidakstabilan harga saham. Kondisi ini cenderung menimbulkan keragu-raguan bagi investor, sehingga kinerja bursa efek menjadi menurun.

   Nilai tukar yang berdasarkan pada kekuatan pasar akan selalu berubah disetiap kali nilai-nilai salah satu dari dua komponen mata uang berubah. Sebuah mata uang akan cenderung menjadi lebih berharga bila permintaan menjadi lebih besar dari pasokan yang tersedia. Nilai akan menjadi berkurang bila permintaan kurang dari suplai yang tersedia. Kenaikan nilai tukar mata uang dalam negeri disebut apresiasi atas mata uang asing. Penurunan nilai tukar uang dalam negeri disebut depresiasi atas mata uang asing. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar :

a. Laju Inflasi Relatif
Dalam pasar valuta asing, perdagangan internasional baik dalam bentuk barang atau jasa menjadi dasar yang utama dalam pasar valuta asing, sehingga perubahan harga dalam negeri yang relatif terhadap harga luar negeri dipandang sebagai faktor yang mempengaruhi pergerakan kurs valuta asing.

b. Tingkat pendapatan relatif
Faktor lain yang mempengaruhi permintaan dan penawaran dalam pasar mata uang asing adalah laju pertumbuhan riil terhadap harga-harga luar negeri. Laju pertumbuhan riil dalam negeri diperkirakan akan melemahkan kurs mata uang asing. Sedangkan pendapatan riil dalam negeri akan meningkatkan permintaan valuta asing relatif dibandingkan dengan supply yang tersedia.

c. Suku bunga relatif
Kenaikan suku bunga mengakibatkan aktifitas dalam negeri menjadi lebih menarik bagi para penanam modal dalam negeri maupun luar negeri. Terjadinya penanaman modal cenderung mengakibatkan naiknya nilai mata uang yang semuanya tergantung pada besarnya perbedaan tingkat suku bunga di dalam dan di luar negeri, maka perlu dilihat mana yang lebih murah, di dalam atau di luar negeri. Dengan demikian sumber dari perbedaan itu akan menyebabkan terjadinya kenaikan kurs mata uang asing terhadap mata uang dalam negeri.



KUTIPAN 
http://google.co.id/pdf/02-faktor-yang-mempengaruhi-nilai-tukar-kek-des-2005

DAFTAR PUSTAKA
Nopirin. 2000. “Ekonomi Moneter Edisi 1”. BPFE. Yogyakarta.


Rabu, 18 November 2015

INFLASI DI INDONESIA

   Pengertian inflasi adalah meningkatnya harga-harga umum secara terus menerus. Kenaikan harga berlangsung dalam waktu lama yang terjadi hampir diseluruh barang dan jasa, hal ini disebut dengan inflasi. Jika terjadi kenaikan harga satu atau dua hari saja terhadap salah satu jenis barang hal ini tidak dapat dikatakan inflasi. Lawan dari inflasi adalah deflasi, deflasi  adalah penurunan harga secara terus menerus. Salah satu penyebab dari terjadinya inflasi adalah berbagai faktor yang memengaruhi dalam mekanisme pasar.

   Inflasi pada dasarnya terbagi atas dua faktor yang dapat menyebabkan terjadinya inflasi, yaitu inflasi tarikan permintaan dan inflasi desakan biaya. Inflasi tarikan permintaan dapat terjadi karna permintaan agregat melebihi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan barang dan jasa yang menyebabkan terjadinya kekurangan dan naiknya harga barang dan jasa untuk masyarakat. Sedangkan inflaisi desakan biaya terjadi karna adanya kenaikan biaya produksi seperti bahan baku, upah dan lain-lain yang mendorong terjadinya kenaikan harga untuk menutup biaya produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan. Inflasi terbagi atas beberapa pandangan dalam menentukan jenis-jenis inflasi seperti jenis-jenis inflasi berdasarkan Tingkat keparahannya, berdasarkan Penyebabnya, berdasarkan Asalnya, berdasarkan pengaruh terhadap harga barang. Contohnya inflasi jenis tingkat keparahannya inflasi ringan, inflasi sedang, inflasi berat dan inflasi sangat berat dan hiperinflasi.

   Dampak yang ditimbulkan inflasi dapat bersifat positif dan negatif, tergantung pada tingkat keparahannya yang kita ketahui inflasi memberikan dampak bagi individu maupun pada kegiatan perekonomian secara luas. Dampak positif seperti peredaran atau perputaran barang menjadi lebih cepat. Dampak negatif seperti nilai dan kepercayaan akan uang mengalami penurunan atau berkurang. Cara mengatasi inflasai dapat di cegah dengan tiga kebijakan yang di lakukan pemerintah. Kebijakan moneter, kebijakan fiscal dan kebijakan non-moneter dan non-fiskal.

Daftar Pustaka : Herlambang, Teddy dkk. 2006. Teori Ekonomi dan Kebijakan. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.

LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

    Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat di gunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan ini bagian dari proses pelaporan keuangan. Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pungukuran posisi keuangan adalah aset, kewajiban dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinerja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsur laporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai unsur neraca.

    Unsur laporan keuangan ada 2 yaitu laporan laba rugi dan laporan perubahan ekuitas. Sebagaimana di ketahui sebelum proses pembuatan laporan keuangan, adalah proses pengerjaan neraca lajur. Proses pembuatan laporan keuangan ini adalah memindahkan neraca lajur tersebut ke dalam format laporan keuangan seperti neraca dan laba rugi. Di dalam neraca lajur, informasi yang di hasilkan masih kurang detail. Tujuan laporan keuangan dalam sebuah perusahaan menyatakan apa yang telah di lakukan manajemen atas sumber daya yang di percayakan.

PENGERTIAN AKUNTANSI

Akuntansi adalah transaksi ekonomi.
        S            P               O
Akuntansi di nyatakan sebagai bahasa perusahaan.
        S               P                         O
Akuntansi menghasilkan laporan keuangan.
        S                P                      O
Akuntansi terbagi menjadi akuntasi manajemen dan akuntansi biaya,
        S                        P                   O                                O
Secara luasakuntansi juga di kenal sebagai bahasa bisnis.
        K                S                    P                  O
Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya menghitung.
Menghitung dengan pencatatan harian yaitu pembukuan.
Akuntansi juga disebut seni pencatatan.
        S                    P             O
Aktivitas utama Akuntansi yaitu mengidentifikasi.
                                  S          P              O
Fungsi akuntansi paling utama adalah media informasi keuangan.
                         S                          P                    O